Kepala BP3MI Kepri, Kombes Imam Riyadi, Senin (3/2/2025) menyebutkan seorang calon PMI digagalkan berangkat secara ilegal ke Malaysia (ist)
Telegrapnews.com, Tanjungpinang – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau menggagalkan keberangkatan seorang wanita berinisial MY (54), asal Karawang, Jawa Barat, yang hendak berangkat ke Malaysia melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang.
Seorang pengurus asal Serang, Banten, berinisial AT (55), yang mengurus keberangkatan MY, juga berhasil diamankan oleh Polresta Tanjungpinang.
“Petugas Helpdesk BP3MI Kepri Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, menggagalkan keberangkatan seorang perempuan pada Sabtu (1/2),” kata Kepala BP3MI Kepri, Kombes Imam Riyadi, Senin (3/2/2025).
Imam menjelaskan bahwa pencegahan ini berawal dari pemulangan seorang PMI asal Dumai, Riau, oleh petugas BP3MI di Pelabuhan Tanjungpinang. Saat itu, petugas mendapatkan informasi dari pihak Imigrasi mengenai seorang wanita yang ditahan karena hendak berangkat ke Malaysia secara ilegal.
“Saat verifikasi dokumen dan wawancara pendalaman, CPMI berinisial MY tidak memenuhi syarat bekerja ke luar negeri dan terdapat perbedaan data identitas antara KTP dan paspor,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan BP3MI Kepri, diketahui bahwa keberangkatan MY diurus oleh AT. Pelaku mengatur perjalanan MY sejak dari Karawang. Kemudian menampungnya di rumahnya di Serang, Banten, sebelum memberangkatkannya melalui Pelabuhan Tanjung Priok ke Tanjungpinang. Di Tanjungpinang, MY ditampung di rumah kontrakan yang disewa oleh AT.
Lebih lanjut, Imam mengungkapkan bahwa MY rencananya akan dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga (ART) di Malaysia. Bahkan, AT juga berencana ikut berangkat bersama korban ke Malaysia.
Atas kejadian ini, BP3MI Kepri langsung berkoordinasi dengan Polresta Tanjungpinang. Polisi kemudian berhasil menangkap AT di sekitar Pelabuhan Tanjungpinang.
“Setelah petugas melakukan pencarian di terminal keberangkatan internasional, oknum pengurus berhasil diamankan. Pelaku serta barang bukti selanjutnya diserahkan ke Satreskrim Polresta Tanjungpinang untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.
Editor: jd
Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…
Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…
Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…
Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…
Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…
gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…