Kepri

BP3MI Kepri Ingatkan Warga Waspadai Tawaran Pekerjaan dengan Gaji Tinggi di Kamboja

Telegrapnews.com, Batam – Badan Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi, terutama di Kamboja. Imbauan ini disampaikan setelah meningkatnya jumlah warga Kepri yang terjebak bekerja secara non-prosedural di negara tersebut.

Menurut data Kementerian Luar Negeri, diperkirakan sekitar 70 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) bekerja tanpa izin di Kamboja, termasuk banyak di antaranya berasal dari Kepri.

“Sebagian besar dari mereka terlibat dalam pekerjaan di sektor judi online dan penipuan. Sementara sisanya bekerja di sektor informal, seperti rumah makan, bengkel, dan salon,” kata Kepala BP3MI Kepri, Kombes Pol. Imam Riyadi, Kamis (9/1/2025).

Imam Riyadi menjelaskan bahwa banyak pekerja migran asal Kepri yang terjebak di Kamboja karena tergiur dengan iming-iming gaji besar yang bisa mencapai 700 hingga 1.000 dolar AS per bulan. Namun, pekerjaan tersebut sering kali berujung pada eksploitasi dan pelanggaran hak asasi manusia.

“Untuk memastikan pekerjaan tersebut resmi dan prosedural, masyarakat sebaiknya mengonfirmasi langsung ke BP3MI atau Dinas Ketenagakerjaan setempat,” imbau Imam.

Sebagai langkah preventif, BP3MI Kepri aktif melakukan sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari sekolah, kampus, hingga pemerintah desa.

Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya bekerja secara non-prosedural dan pentingnya memilih jalur resmi untuk bekerja di luar negeri.

Imam Riyadi menambahkan bahwa sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya untuk melindungi pekerja migran Indonesia dan mengurangi risiko terjadinya kasus serupa di masa mendatang.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Ekonomi

Rupiah Diprediksi akan Menguat Setelah Kesepakatan Damai Antara Amerika dan Iran

Ilustrasi mata uang rupiah dan dollar AS. F istimewa TelegrapNews.com - Kesepakatan antara Amerika Serikat…

2 jam ago
  • Ekonomi

Harga Emas Antam Stagnan, di Angka Rp 2.839.000 per Gram

Ilustrasi Emas. F . Istimewa TelegrapNews.com- Harga emas Antam dibanderol Rp 2.839.000 per 1 gram…

3 jam ago
  • Olahraga

Prancis Kalahkan Senegal, Deschamps Sebut Kunci Kemenangan Adalah Pergantian Posisi

para pemain Prancis melakukan selebrasi. f. istimewa TelegrapNews.com -Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps mengatakan pergantian…

3 jam ago
  • Nasional

Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, Anggaran Capai Rp 1,42 Triliun

Ketua KPU Mochammad Afifuddin (kanan) bersama Anggota KPU Idham Holik (kiri). f.jawapos.com TelegrapNews.com - Komisi…

16 jam ago
  • Batam

Polda Kepri Ajak Pelaku Usaha Penampung Besi Tua Ikut Berperan Memutus Rantai Kejahatan Pencurian Aset Publik

Kapolda Kepri menandatangani fakta integritas komitmen bersama dengan para pengusaha besi tua untuk memutus rantai…

1 hari ago
  • Batam

Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum

Apel penyerahan ditpam, aset dan Kawasan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar…

1 hari ago