Nasional

Ekonom Sebut Potensi Kerugian Mencapai Rp64 Triliun Jika Memang Terbukti Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih ‘Disunat’,

lustrasi Kopdes Merah Putih. F. Istimewa

Telegrap News.com – Dugaan ketimpangan dalam proyek pembangunan fisik Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mencuat. Ekonom dan Peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra, mengungkapkan bahwa kontraktor pembangunan di lapangan disebut hanya menerima sekitar Rp 800 juta dari total anggaran proyek yang mencapai Rp 1,6 miliar per unit.

Hal itu dia ketahui usai memperoleh curhatan dari kontraktor Koperasi Merah Putih asal Jawa Barat. Ia menilai, besaran anggaran yang tidak sesuai menimbulkan tanda tanya besar, utamanya terkait dengan penggunaan sisa anggaran yang tidak terserap dalam pembangunan fisik.

“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa mereka curhat itu? Jadi mereka ternyata cuma ngerjainnya, dapatnya tuh sekitar 800 juta. Sekitar 50% hanya digunakan untuk pembangunan fisik, 50% yang sebenarnya yang mereka kerjakan. Kemana sisanya? Nah itu pertanyaannya,” ujar Gede Sandra dalam sebuah tayangan podcast di salah satu kanal YouTube, dikutip Minggu (3/5).

Gede menjelaskan, informasi yang diterimanya masih bersifat awal dan berasal dari laporan sejumlah kontraktor, khususnya di wilayah Jawa Barat. Meski demikian, ia menilai indikasi tersebut cukup serius dan layak untuk ditindaklanjuti melalui investigasi mendalam.

Ia bahkan memproyeksikan potensi kerugian yang besar jika pola tersebut terjadi secara masif. Dengan target pembangunan mencapai 80.000 unit Kopdes Merah Putih, dugaan kebocoran Rp 800 juta per unit bisa mencapai angka fantastis hingga Rp 64 triliun.

“Bila dikali-kalikan aja, jadi Rp 800 juta yang tadi bilang bocor. Kita bilang istilahnya bocor. Diduga bocor. Ditilep. Diduga ditilep. Dikalikan dengan 80.000 unit, itu nilainya nggak main-main Bang, Rp 64 triliun,” jelasnya.

Kendati demikian, angka kerugian itu masih belum bisa dipastikan, karena kata dia perlu untuk dilakukan investigasi lebih lanjut. Terlebih menurutnya, laporan yang didapatkan masih berupa curhatan via telepon.

“Karena yang laporan dari saya, cuma via telepon, dan laporannya seperti ini. Kita dengar seperti itu. Lho, ini programnya pemerintah Prabowo salah satu yang andalan, selain MBG. Kopdes ini, kenapa justru ada suara-suara sumbang seperti ini,” bebernya.

Advertisement
Lebih jauh, Gede menyoroti dampak langsung terhadap kualitas pembangunan. Ia menyebut, keterbatasan anggaran yang diterima kontraktor berpotensi membuat pembangunan dilakukan seadanya dengan material yang menyesuaikan kemampuan biaya.

Di sisi lain, ia pun menyoroti perihal Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang ternyata masih bisa dilakukan dengan anggaran senilai Rp 700 juta. Dengan begitu, kata dia, anggaran sebesar Rp 800 juta bisa dinilai tak efisien di tengah proses efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.(*)

sumber: jawapos.com

Share

Recent Posts

  • Kepri

Sudah Berhubungan sejak 2014, Sekuntum Bunga di Hari Valentine dari Robby Kurniawan untuk Ayu Aulia

Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. TelegrapNews.com TelegrapNews.com — “Valentine baru-baru ini…

3 menit ago
  • Kepri

Ayu Aulia Kunjungi Graha PWI Kepri Curhat Hubungannya dengan Bupati Bintan Roby Kurniawan

Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. Dok TelegrapNews.com TelegrapNews.com - Selebgram Ayu…

8 jam ago
  • Kepri

Huzrin Hood Soroti Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa yang akan Telan Anggaran Rp 101 Miliar

Huzrin Hood. f.wikipedia TelegrapNews.com – Tokoh pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Huzrin Hood, angkat suara…

1 hari ago
  • Batam

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Gedung mall pelayanan publik. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat sebanyak 1.182…

1 hari ago
  • Batam

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Diamankan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp 493,6 Juta

Rokok yang diamankan bea cukai. F. Istimewa TelegrapNews.com - Bea Cukai Batam kembali memperkuat pengawasan…

2 hari ago
  • Kepri

Polda Kepri Hadiri Ziarah dan Tabur Bunga Peringatan Hari Jadi ke 24 Provinsi Kepri

Tabut bunga memperingati HUT Provinsi Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau melalui Irwasda…

2 hari ago