Nasional

Fakta atau Hoaks? Klaim Nama Jokowi Dihapus dari Situs OCCRP untuk Tokoh Kejahatan dan Korupsi 2024

Telegrapnews.com, Batam – Sebuah video yang beredar luas di media sosial menampilkan klaim bahwa nama Presiden Joko Widodo tidak ditemukan saat pencarian menggunakan kata kunci “Jokowi” di situs Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

Video tersebut mengisyaratkan bahwa OCCRP menghapus nama Jokowi dari daftar finalis tokoh Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi tahun 2024. Hal ini memicu spekulasi dan komentar publik.

Narator dalam video tersebut bahkan berujar, “Coba jelaskan, jangan bikin anak-anak abah dan anak-anak banteng kecewa. Masa bahagianya cuman sehari dua hari kemarin. Sekarang nggak ada gorengan lagi. Masa mereka mau menggoreng sekelas media internasional yang dipercayai 5 benua.”

Sejak diunggah pada Kamis (2/1/2025), video tersebut telah menarik perhatian besar dengan 10 ribu tanda suka, 2.699 komentar, dan dibagikan hingga 666 kali oleh warganet.

Penelusuran Fakta

Tim riset Tirto melakukan investigasi langsung dengan memasukkan kata kunci “Joko Widodo” ke dalam kolom pencarian di situs OCCRP.

Hasil pencarian memang tidak memunculkan artikel secara langsung yang memuat nama tersebut. Namun, ini bukan berarti OCCRP menghapus atau membatalkan nama Jokowi sebagai salah satu finalis dalam penghargaan tahunan tersebut.

Penelusuran lebih mendalam di situs OCCRP menunjukkan bahwa nama Jokowi tercantum dalam artikel berjudul “Bashar al-Assad” sebagai finalis tokoh Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi 2024. Nama Jokowi berada di urutan kedua dari lima finalis lainnya, yaitu:

William Ruto, Presiden Kenya

Bola Ahmed Tinubu, Presiden Nigeria

Sheikh Hasina, mantan Perdana Menteri Bangladesh

Gautam Adani, pebisnis asal India

Penghargaan “Person Of The Year In Organized Crime And Corruption” untuk tahun 2024 diberikan kepada Bashar al-Assad, pemimpin Suriah yang digulingkan.

Penghargaan ini ditujukan untuk mengungkap individu yang dinilai berkontribusi besar dalam kejahatan terorganisasi dan korupsi, yang merusak demokrasi dan hak asasi manusia secara global.

Proses Seleksi OCCRP

Dalam sebuah artikel bertajuk “Behind the Decision (Indonesia): How OCCRP’s ‘Person of the Year’ Highlights the Fight Against Corruption,” OCCRP menjelaskan bahwa seleksi finalis dilakukan oleh panel juri yang terdiri dari pakar di bidang jurnalisme, akademisi, dan aktivis masyarakat sipil. Keputusan ini dibuat berdasarkan nominasi publik serta penelitian investigatif.

OCCRP juga menegaskan bahwa mereka tidak memiliki bukti bahwa Jokowi melakukan korupsi untuk keuntungan pribadi selama masa jabatannya. Namun, kritik keras diarahkan pada pemerintahan Jokowi yang dinilai melemahkan KPK dan mempengaruhi independensi lembaga peradilan serta komisi pemilihan umum.

Kesimpulan

Berdasarkan fakta yang ditemukan, nama Jokowi tetap tercantum sebagai finalis di artikel OCCRP, meskipun tidak langsung muncul dalam pencarian dengan kata kunci “Jokowi”.

Oleh karena itu, klaim bahwa OCCRP menghapus nama Jokowi adalah tidak benar dan tergolong false & misleading.

Sumber: tirto
Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

Pemilik Ruko Tempat Penyimpanan dan Peracikan Narkoba Inisial AH Segera Diperiksa

BNN saat menggrebek sebuah ruko di Batuampar. F. TelegrapNews.com TelegrapNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN)…

4 jam ago
  • Batam

Batam Masuk dalam Daftar Tujuan Investasi Terbaik di Indonesia

Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. F. istimewa TelegrapNews.com - Batam kembali menegaskan posisinya sebagai…

4 jam ago
  • Hukum Kriminal

Samarkan Narkoba ke Kemasan Makanan Kering, BNN Ungkap Jaringan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

Ilustrasi berbagai jenis narkoba. F. Chatgpt TelegrapNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri bersama…

22 jam ago
  • Hukum Kriminal

Diduga Simpan Narkoba Puluhan Kilogram, BNN Kepri Grebek Ruko di Batuampar

Terlihat mobil dinas milik BNN Kepri menunggu deoan ruko yang menjadi lokasi penggrebekan di Batuampar.…

23 jam ago
  • Nasional

Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia, Ini Dia Daerah dengan Kualitas Udara Paling Tidak Sehat di Dunia

Ilustrasi kualitas udara yang buruk di Jakarta. F. Istimewa TelerapNews.com - Situs pemantau kualitas Udara…

1 hari ago
  • Nasional

1.583 WNI Jalani Proses Hukum di Johor Bahru,107 Orang Terima Bantuan Kemanusiaan

Sejumlah WNI Binaan di penjara di Johor Bharu Malaysia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Menjelang HUT…

1 hari ago