Headline

Gegara Pulau Tujuh, Kepri Vs Babel Makin Panas! Gubernur Ansar Tunjukkan “Senjata Hukum” Lawan Gugatan ke MK!

Telegrapnews.com, Batam – Sengketa antarprovinsi kembali mencuat dan memanas! Kali ini, Kepulauan Riau (Kepri) dan Bangka Belitung (Babel) berseteru soal Pulau Tujuh yang diklaim masuk wilayah masing-masing.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, akhirnya angkat bicara lantang soal konflik ini setelah Gubernur Babel Hidayat Arsani membentuk tim khusus untuk membawa persoalan ke Mahkamah Konstitusi (MK)!

Diketahui, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan bahwa saat ini ada 43 pulau di Indonesia yang tengah disengketakan wilayah administrasinya. Mengejutkan, 22 di antaranya berada di Kepri, dan salah satu yang paling hangat adalah Pulau Tujuh di Kabupaten Lingga.

“Pegangan kami jelas. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2022 dan Undang-Undang Nomor 31 dengan tegas menyatakan Pulau Tujuh itu milik Kepri, masuk Kabupaten Lingga!” tegas Ansar Ahmad kepada wartawan, Senin (23/6).

Meski Babel mengajukan gugatan, Ansar menyebut itu adalah hak mereka. Namun ia mengingatkan bahwa keputusan hukum tertinggi tetap pada aturan yang sudah berlaku secara sah.

Bukan Cuma Klaim, Kepri Sudah Bangun Pulau Tujuh!

Gubernur Ansar juga menyebut bahwa Pemprov Kepri tak sekadar klaim, tapi juga sudah memberi perhatian nyata terhadap pembangunan Pulau Tujuh.

“Kita sudah bangun dermaga di sana, nilainya sekitar Rp700 juta. Sekarang kita sedang siapkan tahap rehabilitasinya,” kata Ansar.

Dengan total 394 pulau yang tersebar di Kepri, menurutnya, pembangunan memang harus dibagi rata. Tapi perhatian pada Pulau Tujuh akan terus diberikan, bukan karena sedang disengketakan, melainkan karena itu adalah kewajiban pemerintah terhadap warganya.

Apa Kata Wamendagri Bima Arya?

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya menjelaskan bahwa pola sengketa pulau seperti ini bukan hal baru. Perselisihan seperti antara Aceh dan Sumut beberapa waktu lalu jadi contoh klasik. Bahkan waktu itu, keputusan akhir harus diambil langsung oleh Presiden Prabowo Subianto berdasarkan dokumen historis yang baru ditemukan.

“Biasanya soal titik koordinat yang belum didaftarkan atau salah penamaan pulau. Bisa panjang prosesnya,” ujar Bima.

Akankah Presiden Prabowo Turun Tangan Lagi?

Dengan gugatan yang sudah masuk ke MK dan eskalasi pernyataan antarprovinsi, banyak pihak kini menunggu: akankah Prabowo kembali ambil keputusan final seperti kasus Aceh-Sumut?

Yang jelas, Kepri sudah bersiap dengan dokumen hukum, pembangunan nyata, dan keyakinan kuat bahwa Pulau Tujuh adalah bagian sah dari wilayahnya.

Pantau terus perkembangan panas sengketa antarprovinsi ini – karena perebutan Pulau Tujuh belum selesai, dan taruhannya bukan cuma wilayah, tapi juga harga diri!

Sumber: cnnindonesia
Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Kepri

Batam Berduka, PWI Kepri Tunda Penyerahan Anugerah Warta Marwah Kepada Lima Tokoh

TelegrapNews.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau menunda penyerahan Anugerah Warta Marwah (AWM)…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Ketua Lang Laut Suherman dan Dua Lainnya jadi Tersangka Kasus Bentrokan Sengketa Lahan yang Tewaskan Dua Orang di Setokok

Bentrokan dua kelompok kasus engketa lahan di Setokok Senin 14 September 2026 lalu. F. Istimewa…

2 hari ago
  • Kepri

Kapolda Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres

Kapolda Kepri pimpin Sertiba PJU. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep…

2 hari ago
  • Batam

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Bp Batam saat menguji sistem subdrain. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai…

2 hari ago
  • Kepri

Perkuat Pengawasan dan Evaluasi Pelaksanaan Program MBG

Polda Riau perkuat pengawasan MBG. F. Istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat pengawasan…

3 hari ago
  • Lingga

Polres Lingga, TNI dan Masyarakat Kompak Tangani Karhutla

Petugas melakukan pemadaman api. F. Istimewa TelegrapNews.com - Polres Lingga bersama TNI, pemerintah daerah dan…

3 hari ago