Kepri

Kontingen Pesparawi Kepri Terlantar di Bandara Soekarno Hatta dan Batal Lomba di Manokwari, akan Tuntut Panitia

Tidak bisa ikut lomba di Pesparawi Nasional, Kontingen PSW Kepri akhirnya melantunkan pujian di Bandara Soekarno Hatta. F. LPPD Tanjungpinang untuk TelegrapNews.com

TelegrapNews.com – 27 Orang Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) dari Kepri harus memupus mimpinya untuk tampil di puncak Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Mereka harus balik ke Kepri meski sudah sempat terbang ke Jakarta.

Tidak mudah bagi mereka untuk bisa terpilih dan mewakili Kepri ke Pesparawi Nasional. Dua tahun mereka berlatih dan mempersiapkan diri. Meski demikian, akhirnya mereka memutuskan untuk melantunkan dan memperdengarkan suara mereka lewat lagu pujian di Bandara Soekarno Hatta.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah (LPPD) Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Rindu Tondang, mengatakan bahwa timnya sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri untuk kegiatan Pesparawi ini. Mereka dari kontingen kategori Paduan Suara Wanita (PSW).

“Kami dua tahun mempersiapkan ini. Kerugian sangat banyak, dan kami akan menuntut Panitia,” katanya.

Para peserta kontingen pesparawi Kepri terlantar di Bandara Soekarno Hatta. F. LPPD Tanjungpinang untuk TelegrapNews.com

Ria mengatakan, saat ini pihaknya sedang merinci apa saja yang menjadi kerugian mereka. “Kami sangat kecewa, kenapa kontingen yang lain bisa berangkat sementara kami tidak berangkat. Tidak ada panitia yang mendampingi kami,” jelasnya.

Ia mengatakan, sebelum keberangkatan mereka bahkan telah dilepas secara resmi oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura. “Jadi kami dilepas secara resmi pada 16 Juni,” ujarnya.

Menurut Ria, sebelum keberangkatan panitia sempat menginformasikan bahwa mereka menjadi korban penipuan dari pihak agen perjalanan yang mengurus tiket pesawat. Tetapi panitia tak kunjung menyelesaikan masalah tersebut.

“ Kami ini hanya peserta, itu bukan urusan kami, kami hanya fokus untuk ikut lomba,” katanya.

Mereka sempat berharap masalah tersebut akan selesai karena adanya booking tiket. Namun sesampainya di Bandara Soekarno Hatta, tiket resmi tak kunjung dikeluarkan. Hanya sebatas booking saja.

“ Mengapa hanya kontingen kami yang tidak bisa berangkat, sementara kontingen lain tetap diberangkatkan,” tutupnya.(*)

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

Bareskrim Polri Grebek “Kasino Liar” Diduga Milik Akau, 197 Orang Diamankan dan Rp7,7 Miliar Disita

Akau yang disebut pemilik Nagoya Game Zone. F. Chat gpt TelegrapNews.com- Direktorat Tindak Pidana Umum…

7 jam ago
  • Nasional

Hari Ini, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Ilustrasi udara Kota Jakarta. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kualitas udara di Jakarta pada Minggu pagi…

11 jam ago
  • Ekonomi

Investasi Batam Semester I 2026 Capai Rp38,97 Triliun

Ilustrasi Investasi di Kota Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik…

12 jam ago
  • Batam

Batam Darurat Narkoba! dari Pabrik di Ruko Hingga Brankas Ekstasi HH Club, Ade Erfil Manurung: Negara Tak Boleh Kalah oleh Sindikat

Ade Erfil Manurung. F. Istimewa Telegrapnews.com- Status darurat peredaran narkotika kini disematkan untuk Kota Batam.…

14 jam ago
  • Olahraga

Timnas Indonesia Legend Turun ke Batam, Hidupkan Ghirah Sepak Bola dari Grassroots Hingga Internasional

TelegrapNews.com - Geliat sepak bola Batam kembali mendapat energi baru. Setelah sukses menggelar Batam International…

1 hari ago
  • Batam

Pengurusan IKD di Kecamatan Meningkat, Minimal 60 Orang per Hari

Warga yang hendak mengurus IKD di Kecamatan Batuaji pada Jumat (14/8/2026). F. TelegrapNews.com TelegrapNews.com- Antuasias…

2 hari ago