
TelegrapNews.com– Antuasias warga Kota Batam untuk mengaktivasi Identitas Kependudukan Digital sangat tinggi. Sistem jemput bola yang digelar dinas kependudukan dan catatan sipil Kota Batam di berbagai lokasi diserbu warga. Pun di setiap kantor kecamatan, pengurusan IKD selalu ramai.
Seperti yang terlihat di kantor Kecamatan Batuaji dalam seminggu terakhir, warga memenuhi kantor kecamatan. Setiap hari, minimal 60 orang warga dilayani dalam aktivasi IKD.
“Di sini kita melayani sekitar 60 orang setiap hari. Kita bagi dalam dua sesi. Mulai dari jam 8 pagi sampai istirahat sekitar 30 orang dan 30 orang lagi setelah istirahat hingga sore hari,” ujar seorang petugas di Kecamatan Batuaji, Jumat (14/8/2026) kemarin.
Ia mengatakan, dalam sepekan terakhir, ada saja warga yang tidak terlayani. “Ada saja yang tidak terlayani karena tingginya animo warga,” katanya.
Sementara itu warga melakukan pengurusan IKD karena sejumlah alasan. Salah satunya adalah untuk mendapatkan bantuan. “IKD ini untuk mengajukan bantuan. Infonya harus diaktifkan IKDnya,” ujar Lina, warga Batuaji.
Selain itu ada warga yang beralasan mengurus IKD karena lebih praktis saat mengurus dokumen atau sesuatu hal tanpa membawa fisik KTP. “Misalnya untuk memesan tiket pesawat atau saat di bandara. Jadi praktis tidak perlu menunjukkan KTP fisik lagi,” ujar warga lainnya. (*)
