Hukum Kriminal

Pesan Teman Kencan, Pria di Batam Malah Diperas dan Diancam dengan Pisau di Hotel

Telegrapnews.com, Batam – Seorang pria berinisial MT (29) menjadi korban pemerasan dan pengancaman setelah memesan teman kencan melalui aplikasi berbagi pesan. Alih-alih mendapat layanan sesuai kesepakatan, MT justru diperas dan diancam oleh seorang wanita berinisial AS (30) bersama tiga rekannya: MF (25), RA (28), dan A (20).

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (13/4/2025) di salah satu hotel kawasan Lubuk Baja, Batam. Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto, korban mengenal AS sejak Februari 2025 melalui aplikasi perpesanan. Pada Sabtu (12/4/2025), MT yang tengah menginap di hotel menghubungi AS untuk berkencan semalam.

“Pelaku datang sejak siang hari dan sempat berpamitan untuk menemui anaknya. Keesokan paginya, AS kembali bersama A yang mengaku sebagai adiknya,” ungkap Iptu Noval pada Jumat (18/4/2025).

Setelah sempat meminta uang rokok, keduanya pergi. Namun tak lama kemudian, A kembali lagi bersama dua pelaku lainnya, yakni MF dan RA. Mereka masuk ke kamar MT dengan alasan mencari AS. Situasi berubah mencekam saat MF mengaku sebagai suami AS, lalu mulai mengancam MT.

“Salah satu pelaku memegang tangan dan badan korban serta mengarahkan pisau ke lehernya. Korban dipaksa menyerahkan uang tunai, membuka handphone, hingga memberikan PIN ATM,” jelas Noval.

Akibat kejadian ini, MT mengalami kerugian hingga Rp9,7 juta. Usai kejadian, korban segera melapor ke Polsek Lubuk Baja.

Polisi bergerak cepat. Berdasarkan penyelidikan, para pelaku diketahui bersembunyi di sebuah hotel di Kecamatan Batuampar. Pada Senin (14/4/2025), polisi mengamankan MF, RA, dan AS di dua kamar hotel berbeda. Sementara pelaku A menyerahkan diri di hari yang sama.

“Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 368 ayat 1 KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkas Noval.

Editor: jd

Share

Recent Posts

  • Nasional

Ketum PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace Bikinan Trump

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…

3 jam ago
  • Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…

18 jam ago
  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

19 jam ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

1 hari ago
  • Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…

3 hari ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

3 hari ago