Headline

Pilkada Kepri, Uba: Rudi Tipe Pekerja, Ansar Dinilai Hanya Bermain Retorika

Telegrapnews.com, Batam – Mantan anggota DPRD Kota Batam dan DPRD Provinsi Kepri, Uba Ingan Sigalingging, menyampaikan pandangannya mengenai dua kandidat utama dalam Pilkada Kepri, Muhammad Rudi dan Ansar Ahmad.

Dalam diskusi di program Metro Forum POSMETRO Batam pada Rabu (20/11), Bung Uba, sapaan akrabnya, menilai bahwa gaya kepemimpinan keduanya memiliki perbedaan mencolok.

“Saya plesetkan, kalau Pak Rudi itu tipe pekerja, sementara Pak Ansar itu tipe pesandiwara. Untuk memimpin provinsi, dibutuhkan kejelasan tindakan, sehingga masyarakat mendapat jaminan bahwa pemimpin melaksanakan program A, B, C, D,” ujar Uba tegas.

Baca juga: Perang Opini Menjelang Minggu Tenang, Kamaluddin: Rudi-Rafiq Unggul dalam Survei Terakhir

Uba menyoroti kemampuan Rudi yang dinilai sudah terbukti dalam mengembangkan daerah, khususnya Batam, melalui kerja sama dengan pihak swasta tanpa membebani APBD maupun APBN.

Contoh nyatanya, menurut Uba, adalah pengembangan Bandara Hang Nadim dan sejumlah pelabuhan di Batam yang menggandeng investor.

“Kalau proyek infrastruktur dihentikan sementara seperti arahan Presiden Prabowo Subianto, kepala daerah harus kreatif mencari solusi. Itu hanya bisa dilakukan oleh Rudi,” kata Uba.

Sebaliknya, Uba mengkritik Ansar yang dianggap terlalu sering membuat alasan tanpa menawarkan solusi nyata.

Dia menyebut, dalam beberapa kampanye, Ansar kerap membandingkan provinsi dengan Kota Batam, seolah-olah APBD Batam yang besar menjadi alasan kesulitan membangun Kepri.

Baca juga: Breaking News: Debat Kedua Pilkada Batam 2024 Akan Dilanjutkan Sabtu Besok

“Tugas gubernur itu meningkatkan pendapatan daerah, bukan membandingkan atau mencari pembenaran. Kenapa tidak ada upaya yang lebih kreatif?

Pendapatan provinsi sebagian besar dari pajak kendaraan bermotor, yang sifatnya given, tidak perlu usaha ekstra. Seharusnya ada terobosan untuk mencari pendapatan lain,” kritiknya.

Menurut Uba, gaya kepemimpinan Ansar lebih bersifat rutinitas tanpa ada inovasi untuk menjawab tantangan.

“Psikologi kerja pemerintahan provinsi terjebak pada rutinitas semacam ini. Itu yang membuat Kepri seperti jalan di tempat,” tambahnya.

Sebagai penutup, Uba menegaskan bahwa Kepri membutuhkan pemimpin yang bisa memberikan solusi konkret, bukan sekadar retorika.

“Rudi sudah membuktikan dirinya sebagai pekerja yang kreatif dan inovatif. Itu yang dibutuhkan Kepri saat ini,” pungkasnya.

Editor: denni risman

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

Samarkan Narkoba ke Kemasan Makanan Kering, BNN Ungkap Jaringan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

Ilustrasi berbagai jenis narkoba. F. Chatgpt TelegrapNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri bersama…

6 jam ago
  • Hukum Kriminal

Diduga Simpan Narkoba Puluhan Kilogram, BNN Kepri Grebek Ruko di Batuampar

Terlihat mobil dinas milik BNN Kepri menunggu deoan ruko yang menjadi lokasi penggrebekan di Batuampar.…

8 jam ago
  • Nasional

Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia, Ini Dia Daerah dengan Kualitas Udara Paling Tidak Sehat di Dunia

Ilustrasi kualitas udara yang buruk di Jakarta. F. Istimewa TelerapNews.com - Situs pemantau kualitas Udara…

12 jam ago
  • Nasional

1.583 WNI Jalani Proses Hukum di Johor Bahru,107 Orang Terima Bantuan Kemanusiaan

Sejumlah WNI Binaan di penjara di Johor Bharu Malaysia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Menjelang HUT…

13 jam ago
  • Batam

Penerima Alokasi Wajib Laporkan Progres Pembangunan Maksimal 31 Agustus 2026

BP Batam bakal menerbitkan Perka baru soal lahan tidur di Batam (ilustrasi) TelegrapNews.com - Badan…

14 jam ago
  • Ekonomi

Harga Emas Naik Hingga Rp15 Ribu per Gram

Ilustrasi Emas. F . Istimewa TelegrapNews.com - Harga emas Antam, yang dipantau dari laman Logam…

1 hari ago