Headline

Pilkada Serentak 2024: Kepri Berpotensi Hadapi Fenomena Kotak Kosong di Tiga Daerah

Telegrapnews.com, Batam – Menjelang batas akhir pendaftaran bakal calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2024, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dihadapkan pada fenomena menarik. Tiga daerah di provinsi ini berpotensi hanya memiliki satu pasangan calon, yang akan bersaing melawan kotak kosong dalam pemilihan.

Menurut jadwal, pendaftaran calon kepala daerah akan dibuka pada 27-29 Agustus 2024. Saat ini, tiga daerah di Kepri yang kemungkinan besar hanya akan memiliki satu pasangan calon adalah Batam, Bintan, dan Lingga.

Baca juga: https://telegrapnews.com/pemko-tanjungpinang-berkomitmen-melakukan-berbagai-strategi-dalam-pengendalian-inflasi/

Di Batam, pasangan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra telah mendapatkan dukungan dari 11 dari 12 partai politik peraih kursi DPRD Batam 2024.

Satu-satunya partai yang belum bergabung adalah PDIP, yang memiliki 7 kursi. Syarat dukungan adalah 10 kursi, sehingga PDIP menjadi kunci dalam menentukan adanya calon alternatif.

Pasangan lain yang sebelumnya dirumorkan, Marlin Agustina-Jefridin, dikabarkan mundur dari kontestasi.

Di Bintan, pasangan Roby Kurniawan-Deby Maryanti menjadi calon tunggal setelah mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat.

Kepastian ini diperoleh setelah Roby dan Deby menerima SK dari Partai Demokrat yang diserahkan oleh Ketua Umum (Ketum) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, pada Kamis (8/8/2024) malam di Jakarta.
Dengan dukungan dari 5 parpol dengan total 22 kursi di DPRD Bintan periode 2024-2029, Roby-Deby hanya menghadapi dua parpol yang belum menentukan sikap, yaitu PDIP dan PAN. Namun, keduanya tidak bisa mengusung calon lain karena tidak memenuhi syarat minimum kursi.

Baca Juga: https://telegrapnews.com/presiden-lira-sbut-ada-keterlibatan-ketua-lembaga-anti/

Sementara itu, di Lingga, petahana Muhammad Nizar dan calon wakil bupati Novrizal berpotensi menghadapi kotak kosong.

Keduanya telah berhasil mengantongi rekomendasi dari NasDem (11 kursi), Demokrat (3), Golkar (4), Gerindra (1), dan PKB (1). Koalisi ini telah mengumpulkan total 20 dari 25 kursi DPRD Lingga 2024.

Pesaing mereka, Alias Wello-Muhammad Ishak, baru memperoleh dukungan dari dua parpol, yaitu Perindo (2 kursi) dan PKS (1 kursi).

Syarat untuk mengusung calon di Pilkada Lingga adalah 5 kursi, dan PDIP yang memiliki 2 kursi menjadi penentu akhir.

Menarik untuk menyaksikan bagaimana situasi ini akan berkembang menjelang batas akhir pendaftaran pada 29 Agustus 2024. Apakah akan ada perubahan signifikan dalam dinamika politik di Kepri.

Penulis:jodeni

Share

Recent Posts

  • Batam

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Bp Batam saat menguji sistem subdrain. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai…

3 jam ago
  • Kepri

Perkuat Pengawasan dan Evaluasi Pelaksanaan Program MBG

Polda Riau perkuat pengawasan MBG. F. Istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat pengawasan…

1 hari ago
  • Lingga

Polres Lingga, TNI dan Masyarakat Kompak Tangani Karhutla

Petugas melakukan pemadaman api. F. Istimewa TelegrapNews.com - Polres Lingga bersama TNI, pemerintah daerah dan…

1 hari ago
  • Batam

Dua Kelompok Bentrok di Setokok Terkait Lahan, Dua Orang Tewas dan Tujuh Orang Terluka

Tangkapan layar konflik di Setokok. F. Istimewa TelegrapNews.com- Setokok mencekam pada, Senin (14/9/2026). Dua kelompok…

1 hari ago
  • Internasional

Iran akan Buka Selat Hormuz jika AS Penuhi Tujuh Syarat

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegraNews.com - Pemerintah Iran menyampaikan tujuh…

2 hari ago
  • Batam

Perkenalkan KEK Pariwsata Kesehatan di Singapura

BP Batam kenalkan KEK Pariwisata Kesehatan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat…

2 hari ago