Batam

Polemik Pengambilalihan Lahan Hotel Purajaya, Ternyata Terafiliasi dengan Pelabuhan Batam Center

Telegrapnews.com, Batam – Kasus pengambilalihan lahan dan perobohan Hotel Purajaya Batam semakin memanas. Ada fakta baru yang terungkap, perusahaan yang mengambil alih lahan hotel tersebut diduga terafiliasi dengan perusahaan yang memenangkan tender pengelolaan Pelabuhan Batam Center.

Fakta ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI pada Selasa, 11 Februari 2025. COO PT Synergy Tharada, Hidayat Suryoprabowo, mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui siapa pemenang tender pengelolaan Pelabuhan Batam Center, yang menurutnya penuh dengan kejanggalan.

Hidayat menyatakan bahwa salah satu pemegang saham PT Metro Nusantara, perusahaan pemenang tender pelabuhan, ternyata terlibat dalam kasus perobohan Hotel Purajaya.

“Sebenarnya siapa pemenang dari semua ini (tender pengelolaan pelabuhan Batam Center) kami tahu. Karena salah satu pemegang saham pun termasuk yang kemarin terlibat dalam hotel (perobohan hotel Purajaya). Karena semua ujung-ujungnya itu ada di BP Batam,” ungkap Hidayat seperti dilansir rmol, Kamis (13/2/2025).

Hidayat menambahkan bahwa PT Pasifik Prosperindo Perkasa, yang memegang 3.200 lembar saham di PT Metro Nusantara, adalah pemegang saham mayoritas kedua di perusahaan tersebut.

Ia menilai bahwa banyak masalah terkait pengelolaan lahan di Batam yang bermuara pada perusahaan tersebut.

Pernyataan Hidayat ini turut mendapat perhatian dari anggota Komisi VI, termasuk Andre Rosiade, yang menegaskan akan mencatat dan menjadikan informasi ini bahan untuk Panja (Panitia Kerja) BP Batam.

“Apa yang anda ungkapkan tadi akan dicatat dan menjadi bahan buat Panja,” ujar Andre.

DPR Minta BP Batam Patuhi Putusan PN

Sadarestuwati, anggota Komisi VI dari fraksi PDIP, juga menyarankan agar keputusan pengadilan Batam yang memenangkan PT Synergy Tharada dalam pengelolaan Pelabuhan Batam Center segera dieksekusi oleh BP Batam.

Ia mendukung pembentukan Panja untuk mengevaluasi BP Batam dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada.

Kasus ini bermula dari perobohan paksa Hotel Purajaya pada 2023, yang diikuti dengan pengambilalihan lahan seluas 30 hektare oleh BP Batam. Lahan tersebut sebelumnya dikelola oleh PT Dani Thasa Lestari, namun pengajuan perpanjangan pengelolaan mereka ditolak. Kini, pengelolaan lahan Hotel Purajaya dilakukan oleh PT Pasifik Prosperindo Perkasa sebagai investor baru.

BP Batam sendiri telah memberikan penjelasan mengenai perobohan Hotel Purajaya dan pengambilalihan lahan, dengan menyatakan bahwa mereka telah memberikan waktu bagi PT Dani Thasa Lestari untuk mengajukan perpanjangan, namun tidak tercapai kesepakatan baru.

Editor:

Share

Recent Posts

  • Olahraga

Argentina Gulung Aljazair 3:0, Semua Gol Diborong Messi

Lionel Messi lakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Aljazair. f. Istimewa TelegrapNews.com - Timnas…

8 menit ago
  • Hukum Kriminal

Tersangka Korupsi MBG Sony Sanjaya Dinilai Tak Mau Jujur, Pengacara Elza Syarif Pilih Mundur

Sony Sanjaya saat ditahan pihak Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi MBG. F jawapos.com TelegrapNews.com -Pengacara…

2 jam ago
  • Ekonomi

Rupiah Diprediksi akan Menguat Setelah Kesepakatan Damai Antara Amerika dan Iran

Ilustrasi mata uang rupiah dan dollar AS. F istimewa TelegrapNews.com - Kesepakatan antara Amerika Serikat…

4 jam ago
  • Ekonomi

Harga Emas Antam Stagnan, di Angka Rp 2.839.000 per Gram

Ilustrasi Emas. F . Istimewa TelegrapNews.com- Harga emas Antam dibanderol Rp 2.839.000 per 1 gram…

5 jam ago
  • Olahraga

Prancis Kalahkan Senegal, Deschamps Sebut Kunci Kemenangan Adalah Pergantian Posisi

para pemain Prancis melakukan selebrasi. f. istimewa TelegrapNews.com -Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps mengatakan pergantian…

5 jam ago
  • Nasional

Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, Anggaran Capai Rp 1,42 Triliun

Ketua KPU Mochammad Afifuddin (kanan) bersama Anggota KPU Idham Holik (kiri). f.jawapos.com TelegrapNews.com - Komisi…

18 jam ago