Nasional

Proyek Pusat Data Nasional di Batam Batal, Ini Alasannya Kata Menkomdigi Meutya Hafid

Telegrapnews.com, Jakarta – Menteri Komunikasi, Digital dan Informatika (Menkomdigi) Meutya Hafid menjelaskan alasan dibatalkannya pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) di Batam, Kepulauan Riau.

Ia menegaskan bahwa pembatalan proyek ini bukan karena efisiensi anggaran. Melainkan karena tidak adanya kelanjutan kontrak kerja sama dengan Korea Selatan.

“Jadi kalau data center Batam itu sebetulnya bukan karena efisiensi. Ini program lama yang sudah memiliki kontrak kerja sama dengan Korea Selatan, tetapi tidak ada kelanjutan,” ujar Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Selasa (4/2/2025).

Meutya menjelaskan bahwa proyek ini telah berjalan selama dua tahun, namun tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Ia menduga ketidakstabilan politik di Korea Selatan menjadi salah satu penyebab terhambatnya pembangunan.

“Selama dua tahun, proyek ini tidak berjalan, dan kami kehilangan momentum untuk membangun pusat data besar yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi. Meskipun Korea Selatan sempat mengajukan permohonan perpanjangan kontrak, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama tersebut,” tambahnya.

Dengan pembatalan proyek ini, anggaran yang telah dialokasikan pun dikembalikan ke pemerintah.

“Karena tidak berjalan, anggarannya dari Kemkominfo dikembalikan,” kata Meutya.

Dalam rapat tersebut, Kemkominfo juga mengusulkan efisiensi pagu anggaran 2025 sebesar Rp4,49 triliun atau 58,17 persen. Ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD.

Sekretaris Jenderal Kemkominfo, Ismail, menambahkan bahwa usulan efisiensi ini mencakup penghapusan dana sebesar Rp773 miliar yang sebelumnya dialokasikan untuk pembatalan pinjaman luar negeri (PLN) terkait proyek PDN di Batam.

Pembangunan Pusat Data Nasional sejatinya bertujuan memperkuat kedaulatan digital Indonesia serta mempercepat transformasi digital di berbagai sektor. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data pemerintahan serta penyelenggaraan layanan digital bagi masyarakat.

Namun, dengan batalnya proyek di Batam, pemerintah akan mengevaluasi kembali langkah strategis dalam membangun ekosistem digital nasional.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Batam

Kompensasi Gangguan Listrik Batam-Bintan Tak Sama, PLN Mengacu pada Indikator Mutu Pelayanan

TelegrapNews.com – Pelanggan PT PLN Batam yang terdampak gangguan pasokan listrik pada 12 Oktober 2026…

2 jam ago
  • Ekonomi

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru

Salah satu varian warna baru Honda Genio. F. Istimewa TelegrapNews.com – PT Astra Honda Motor…

5 jam ago
  • Ekonomi

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Tanjung Sauh Power PMDN dengan Realisasi Investasi Terbesar

Kepala BP Batam bersama dengan para pengusaha dalam ajang anugerah investasi 2026. F. Istimewa TelegrapNews.com…

6 jam ago
  • Batam

Dorong Komunitas Motor Besar jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Kapolda Kepri bertemu dengan komunitas HDCI. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol.…

7 jam ago
  • Olahraga

Bintang Pranata Raih Dua Podium di Moto4 Asia Cup Sepang

TelegrapNews.com – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) tampil gemilang pada putaran kelima…

23 jam ago
  • News Update

Marching Band Batam Angkat Budaya Melayu di Piala Raja Hamengku Buwono X

TelegrapNews.com – Bahana Barelang Drum Corps (BBDC) Kota Batam akan memperkenalkan budaya Melayu melalui pertunjukan…

23 jam ago