Headline

Sinergi Lintas Instansi Gagalkan Penyelundupan 189.000 Benih Lobster di Perairan Pulau Tandur

Telegrapnews.com, Batam – Tim Gabungan yang terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim Polri bersama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Kanwil Khusus Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepulauan Riau, Lantamal IV Batam, dan Polda Kepri menggagalkan upaya penyelundupan 189.000 benih lobster (BBL) dengan nilai kerugian negara diperkirakan mencapai ± 20 miliar Rupiah. Penangkapan ini terjadi di perairan Pulau Tandur pada Kamis (24/10/2024).

Hal itu terungkap dalam konfrensi pers yang dihadiri Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Nunung Syaifuddin, Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI O.C. Budi Susanto, dan Kakanwilsus DJBC Kepri Adhang Noegroho Adhi, Kamis (31/10/2024).

Baca juga: Penyelundup Benih Lobster ke Malaysia Dapat Upah Rp 3-5 Juta per Orang

Kegiatan ini diadakan di Loby Utama Polda Kepri dan menandai komitmen aparat dalam melindungi kekayaan hayati laut Indonesia dari praktik ilegal yang merusak ekosistem.

Operasi dimulai setelah tim gabungan mendapatkan informasi tentang rencana keberangkatan kapal High-Speed Craft (HSC) yang dikenal sebagai “kapal hantu” pada 24 Oktober 2024.

Diduga kapal tersebut akan digunakan untuk menyelundupkan benih lobster ke luar negeri. Setelah melakukan patroli intensif di perairan Karimun hingga Pulau Tandur, tim berhasil mendeteksi dan mengejar kapal mencurigakan yang bersembunyi di kawasan hutan bakau.

Baca juga: Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 266.600 Benih Lobster di Perairan Bintan

Pada 25 Oktober 2024, sekitar pukul 10.00 WIB, ditemukan 42 kotak sterofoam berisi benih lobster yang disembunyikan.

Dari penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa penyelundup menggunakan metode pengumpulan benih lobster dari berbagai daerah pesisir di Indonesia, termasuk Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Barat, sebelum dikemas dan diangkut menggunakan kapal nelayan.

Dua orang tersangka, AR dan SL, yang diduga sebagai pengemudi kapal HSC, masih dalam pengejaran.

Brigjen Nunung Syaifuddin menegaskan pentingnya pembentukan tim gabungan sebagai respons cepat Polri terhadap amanat Presiden, guna memberantas penyelundupan dan melindungi sumber daya laut.

“Keberhasilan ini menunjukkan sinergi yang kuat antar instansi dan harapan untuk memberi efek jera kepada para pelaku penyelundupan,” ujarnya.

Dengan penangkapan ini, diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi ekosistem laut dan memberantas praktik penyelundupan yang merugikan ekonomi negara.

Penulis: jd

Share

Recent Posts

  • Nasional

Ketum PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace Bikinan Trump

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…

5 jam ago
  • Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…

20 jam ago
  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

21 jam ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

1 hari ago
  • Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…

3 hari ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

3 hari ago