Hukum Kriminal

Tindak Pidana di Kepri Meningkat, Polda Kepri Baru Selesaikan 38 Persen dari 4.092 Kasus

Telegrapnews.com, Batam – Tindak pidana di Kepri sepanjang tahun 2024 meningkat. Catatan Polda Kepri ada 4.092 kasus tindak pidan yang masuk. Namun, penyelesaian kasus ini baru mencapai 38 persen, atau sebanyak 1.544 kasus, hingga akhir tahun.

Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah, mengungkapkan bahwa jumlah kasus kejahatan pada tahun ini mengalami lonjakan dibandingkan dengan 2023.

“Polda Kepri mencatat lonjakan jumlah tindak pidana kejahatan mencapai 4.092 kasus. Jumlah penyelesaian kasus ada 1.544 perkara atau sebesar 38 persen,” ungkap Yan dalam konferensi pers pada Senin (30/12/2024).

Di antara jenis kejahatan yang mengalami peningkatan, kasus tindak pidana jalanan menjadi yang paling signifikan.

Kapolda Kepri menyebutkan ada kenaikan 391 kasus pada tahun 2024 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada 2023, tercatat 3.701 kasus kejahatan, dengan penyelesaian sebanyak 2.105 kasus atau sekitar 57 persen.

Meskipun begitu, sejumlah faktor menjadi penyebab belum selesainya banyak kasus. Irjen Pol Yan Fitri menjelaskan bahwa salah satunya adalah masih banyak berkas perkara yang perlu dilengkapi.

Selain itu, kurangnya kerjasama dari pelapor, terutama pada kasus penipuan dan penggelapan, juga memperlambat proses penyelesaian.

“Terkait penyelesaian kasus bukan tidak selesai, karena masih banyak tertunda dikarenakan banyak yang harus dilengkapi. Sekarang mendominasi perkara yang sifatnya tipu gelap, orangnya sudah melaporkan tapi ketika dimintai keterangan tidak hadir. Kadang-kadang hal seperti menunda penyelesaian perkara,” jelasnya.

Kapolda Kepri menekankan bahwa penanganan kasus yang belum selesai menjadi perhatian serius pihaknya. Ia juga mengungkapkan bahwa ke depannya Polda Kepri akan lebih selektif dalam menangani kasus-kasus yang ada.

“Data ini menunjukkan peningkatan beban kasus yang membutuhkan perhatian lebih untuk meningkatkan penanganan kasus tersebut. Saat ini kita menyortir perkara yang ada,” tutup Irjen Yan.

Penulis: lcm

Share

Recent Posts

  • News Update

Patroli Perairan dan Rendezvous, Ditpolairud Perkuat Kerjasama Pengamanan Laut dengan Singapore Police Coast Guard

Kerjasama patroli perairan Polairud Polda Kepri dan Singapore Police Coast Guard. F. Istimewa TelegrapNews.com -…

6 menit ago
  • Batam

242 KK Sudah Tempati Hunian Baru di Kawasan Rempang Eco -City

Petugas ditpam membantu warga yang sedang pindah ke kawasan pemukiman baru di Rempang Eco City.…

17 menit ago
  • Batam

Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam

Suasana silaturahmi antara driver online dengan kepala BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan…

20 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Ungkap Dugaan Jaringan Judi Online Internasional dan Amankan 24 WNA dari Ruko Mewah di Batam

Polda Kepri menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan jaringan Judol Internasional. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ditreskrimsus…

1 hari ago
  • Nasional

Nadiem Makarim jadi Tahanan Rumah, Tak Boleh Keluar 24 Jam

Nadiem Makarim saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. F. istimewa TelegrapNews.com - Majelis Hakim mengabulkan…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Istri di Lingga Dicekik Hingga Tewas, Lalu Dikuburkan dan Pelaku Lari ke Lumajang, Jawa Timur

Kabid Humas Polda Kepri dan Dirkrimum saat memberikan keterangan ke wartawan terkait kasus pembunuhan yang…

2 hari ago