
TelegrapNews.com – Peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM) di Kota Batam dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Terbaru adanya video beredar luas mengenai dugaan adanya transaksi narkoba di tempat hiburan malam.
Terkait hal tersebut Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPD GRANAT) Kepulauan Riau yang selama ini selalu kritis mengatakan bahwa maraknya dugaan peredaran narkoba di THM karena minimnya pengawasan dari pihak terkait.
Ketua DPD GRANAT Kepri, Syamsul Paloh bahkan dengan tegas mengatakan bahwa saat ini tidak seorang pun yang bisa menjamin tempat hiburan di Batam bebas dari narkoba.
“Tidak ada satu pihak pun yang bisa menjamin tempat hiburan malam benar-benar bersih dari peredaran narkotika. Oleh karena itu, kami berharap pengawasan dan razia harus dilakukan rutin dan menyeluruh. Jangan hanya sesekali,”ujar Syamsul Paloh dikutip dari batampos.coid.
Syamsul meyakini pihak yang berwenang sudah memetakan lokasi-lokasi yang rawan penyalahgunaan narkoba. “Jadi intensitas razia ini harus terus ditingkatkan. Langkah pencegahan harus lebih diutamakan agar peredarannya tidak semakin meluas,” tambahnya.
Selain persoalan narkoba, Syamsul juga menyoroti masih adanya dugaan anak di bawah umur yang bebas masuk ke tempat hiburan malam.
“Pengelola harus benar-benar menjalankan aturan. Jangan sampai anak di bawah umur bebas masuk ke tempat hiburan malam karena ini sangat berisiko terhadap perkembangan mereka. Termasuk juga jam operasionalnya,” tegasnya.
Syamsul berharap seluruh pihak, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, pengelola tempat hiburan malam hingga masyarakat, dapat memperkuat sinergi dalam mencegah peredaran narkotika di Batam.(*)
