More

    Ini 10 Kota dengan Toleransi Tertinggi, Tak Ada Jakarta, Surabaya dan Medan

    Ilustrasi Toleransi. F. Istimewa

    TelegrapNewas.com –Lembaga penelitian dan advokasi SETARA Institute merilis laporan Indeks Kota Toleran 2025. Dalam laporan tersebut, mereka mengungkap 10 kota di Indonesia dengan skor toleransi tertinggi. Namun, tidak ada Jakarta dan Surabaya dalam deretan 10 kota tersebut.

    Berdasar keterangan resmi yang dikeluarkan oleh SETARA Institute, 10 kota di Indonesia dengan skor toleransi tertinggi terdiri atas:

    1. Salatiga
    2. Singkawang
    3. Semarang
    4. Pematang Siantar
    5. Bekasi
    6. Sukabumi
    7. Magelang
    8. Kediri
    9. Tegal
    10. Ambon

    Menurut Direktur Eksekutif SETARA Institute Halili Hasan, Kota Tegal dan Kota Ambon masuk dalam daftar 10 kota di Indonesia dengan skor toleransi tertinggi menandai dinamika penting dalam peta toleransi nasional. Apabila sebelumnya 10 besar itu diisi oleh kota-kota yang sudah mapan dalam tata kelola keberagaman, kini muncul kota-kota baru yang menunjukkan akselerasi signifikan.

    BACA JUGA:  Imam Besar Istiqlal Beri Tanggapan dan Mendukung Pemberian Makan Gratis untuk Siswa dan Siswi

    ”Artinya peringkat 10 teratas tidak eksklusif bagi kota-kota tertentu saja. Perubahan ini mengandung makna bahwa performa toleransi bukanlah status yang statis, melainkan hasil dari proses kebijakan yang dapat diperbaiki dan ditingkatkan, serta kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, komunitas lintas iman, dan masyarakat sipil,” ungkap dia dikutip pada Kamis (23/4).

    Dalam daftar tersebut, Jakarta dan Surabaya tidak masuk. Sedangkan Kota Tegal dan Kota Ambon merangsek masuk. Menurut Halili Kota Tegal mengalami kenaikan peringkat signifikan, hingga menembus peringkat 10 teratas. Lompatan itu menjadi catatan penting, mengingat pada IKT 2024 kota tersebut masih berada pada peringkat 39.

    BACA JUGA:  DK PWI Menang Gugatan, PN Jakpus Tegaskan Tak Berwenang Tangani Sengketa Internal Organisasi

    ”Progresifitas kota Tegal dalam pemajuan toleransi ditopang pondasi regulatif melalui Perda Nomor Tahun 2024 tentang Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama,” jelasnya.

    Sementara itu, Kota Ambon kembali masuk ke dalam komposisi 10 besar kota dengan skor toleransi tertinggi pada IKT 2025. Kembalinya Kota Ambon ke jajaran teratas tersebut secara substantif mengindikasikan adanya proses konsolidasi yang berhasil dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

    BACA JUGA:  24 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Tiba di Dumai Langsung Periksa Kesehatan

    ”Selain Tegal dan Ambon, 8 kota lainnya dalam komposisi 10 kota dengan skor toleransi tertinggi pada IKT 2025 merupakan kota-kota yang sama dengan 10 teratas pada IKT 2024,” ujarnya.

    Meski terjadi dinamika perubahan posisi dalam daftar tersebut, kokohnya kota-kota tersebut dalam 10 peringkat teratas semakin menegaskan terjaga dan terus bersinerginya elemen-elemen kota dalam menjaga ekosistem toleransi. Mereka juga mampu menjaga kinerja 3 jenis kepemimpinan yang semakin promotif.(*)

    sumber: jawapos.com

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini