Nasional

Rotasi Besar-Besaran, 199 Hakim dan 68 Panitera Dimutasi Usai Kasus Suap Vonis CPO Terungkap

Telegrapnews.com, Batam – Mahkamah Agung melakukan rotasi besar-besaran terhadap 199 hakim dan 68 panitera di berbagai pengadilan negeri, termasuk di wilayah Jakarta dan Surabaya. Langkah ini diambil tak lama setelah mencuatnya kasus suap dalam vonis korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang menyeret sejumlah aparat peradilan.

Rotasi ini tidak sekadar perpindahan posisi, para hakim yang dimutasi juga diwajibkan untuk melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dalam waktu dua pekan. Selain itu, mereka juga harus memperbarui data pribadi dan keluarga, termasuk informasi rekening dan perbankan.

Sebanyak 71 hakim dari pengadilan-pengadilan di Jakarta dan Surabaya dipindahkan ke daerah lain. Di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat misalnya, dari 35 hakim yang bertugas, 11 di antaranya dipindahkan ke daerah lain.

Di Jakarta Barat, 11 dari 28 hakim dirotasi, Jakarta Selatan 13 dari 30 hakim, Jakarta Timur 14 dari 30 hakim, dan Jakarta Utara 12 dari 24 hakim turut dipindahkan.

Rotasi ini diduga berkaitan erat dengan kasus suap vonis korupsi CPO yang saat ini tengah ditangani Kejaksaan Agung. Hingga kini, Kejaksaan telah menetapkan 8 tersangka dalam kasus tersebut, terdiri dari 4 hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 1 panitera, 2 advokat, dan 1 pihak dari perusahaan.

Nilai dugaan suap dan gratifikasi yang terungkap dalam kasus ini mencapai sekitar Rp60 miliar. Pada 13 April lalu, Kejaksaan Agung bahkan menemukan uang tunai sebesar Rp5,5 miliar saat menggeledah rumah salah satu hakim, Ali Muhtarom, di Jepara, Jawa Tengah.

Dilansir kompastv, Jumat (25/4/2025), mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun menilai rotasi semata tidak cukup untuk memberantas mafia peradilan. Ia mengusulkan agar Mahkamah Agung melakukan evaluasi terbuka terhadap sistem dan integritas para hakim secara menyeluruh.

Rotasi ini menjadi sorotan publik dan diharapkan mampu menjadi titik awal reformasi dalam tubuh peradilan, demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum di Indonesia.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

GRANAT: Razia Tempat Hiburan Malam Harus Terus Ditingkatkan untuk Cegah Peredaran Narkoba

Syamsul Paloh. F. Istimewa TelegrapNews.com - Peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM) di Kota…

34 menit ago
  • Nasional

Prabowo akan Pangkas BUMN dari 1.000 Perusahaan jadi 250 Perusahaan

Presiden Prabowo Subianto. F. Istimewa TelegrapNews.com - Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah badan usaha milik…

3 jam ago
  • Nasional

Patriot Bond jadi Karpet Merah bagi Penjahat Pencucian Uang

Uang hasil tindak pidana pencucian uang. F. Istimewa Telegrapnews.com - Langkah aparat penegak hukum terkunci…

1 hari ago
  • Kepri

Kapolri Lakukan Penyegaran Organisasi Melalui Mutasi Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri

Gedung Polda Kepri. F. istimewa TelegrapNews.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melaksanakan rotasi dan…

1 hari ago
  • Hukum Kriminal

Sabu Disamarkan ke Perlengkapan Bayi, Hendak Dikirim ke Kendari via Ekspedisi

Kabid Humas Polda Kepri dan jajaran Polresta Barelang saat menggelar konfrensi pers pengungkapan narkoba di…

1 hari ago
  • Batam

Realisasi Investasi Capai Rp44,01 Triliun, Tumbuh 72,83 Persen

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad f. istimewa TelegrapNews.com - Di tengah…

2 hari ago