Nasional

Sudah 9 Tahun Beraksi, Joki UTBK Layani 150 Klien dan 114 Lolos ke Universitas Incaran

Konfrensi pers pengungkapan joki UTBK. F. Istimewa

TelegrapNews.com – Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar sindikat joki Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasar Tes (UTBK-SNBT). Mereka ternyata sudah beroperasi sejak 2017.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan menyebut, selama sembilan tahun beroperasi, sindikat ini sudah melayani 150 klien yang menyewa jasa joki ujian UTBK-SNBT.

”Sejak 2017 sampai 2026, tersangka utama berinisial K (IKP) sudah menerima klien lah istilahnya, itu kurang lebih 150,” ujar Luthfie Sulistiawan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (7/5).

Dari 150 orang yang menyewa jasa joki di sindikat yang dipimpin K, Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengidentifikasi 114 nama yang disebut berhasil lolos ke perguruan tinggi incaran.

”Sejauh ini sudah kita kumpulkan identitasnya itu 114 orang, dan terus kami dalami nama-namanya. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dikti (Kemdiktisaintek) terkait langkah-langkah lebih lanjut,” sambung Luthfie Sulistiawan.

Kombespol Luthfie mengungkapkan para penyewa joki mengincar kampus negeri maupun swasta di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga luar pulau Jawa, yakni kampus di Kalimantan.

Dia mencontohkan tersangka joki berinisial N yang telah 6 kali beraksi dan seluruhnya berhasil. N merupakan mahasiswa yang akan diwisuda pada Oktober 2026 nanti dengan predikat cumlaude.

”Enam kali itu lulus semua. Ketika ditanya apakah soal-soal itu sulit apa tidak? Dia katakan biasa-biasa saja soalnya. Apakah waktu untuk mengerjakan itu kurang atau tidak, kata dia cukup,” ujar Luthfie menirukan penuturan N.

Hingga Kamis (7/5), Polrestabes Surabaya berhasil mengkamankan 14 tersangka dalam kasus sindikat joki UTBK-SNBT ini. Mereka berasal dari latar belakang berbeda, ada yang mahasiswa, dokter, bahkan ASN.

Adapun 14 tersangka yang telah ditahan, di antaranya HRS, 21; IKP, 41; PIF, 21; FP, 35; BPH, 29; DP, 46; MI, 31; RZ, 46; HRE, 18; BH, 55; SP, 43; SA, 40; ITR, 38; dan CDR, 35. Semua tersangka berjenis kelamin laki-laki.

”Kita masih terus lakukan pemeriksaan dan pendalaman, hasilnya nanti pada rilis berikutnya. Pada prinsipnya bahwa sindikat joki UTBK ini harus diungkap, harus dibongkar karena mencederai pendidikan kita,” ucap Luthfie Sulistiawan.

Kronologi singkat
Dalam konferensi pers di Jakarta, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 mengungkap adanya indikasi kecurangan pada pelaksanaan hari pertama UTBK-SNBT, Selasa (21/4).

Praktik perjokian ini ditemukan di berbagai lokasi Pusat UTBK, salah satunya di pusat UTBK Universitas Negeri Surabaya. Benar saja, ada peserta laki-laki yang diduga adalah seorang joki, usianya sekitar 23 – 24 tahun.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Surabaya Martadi mengatakan, penjoki mengincar prodi kedokteran di salah satu PTN Jawa Timur.

Modus yang dilakukan terbilang cerdik. Dia menggunakan foto yang sama dengan kartu UTBK-SNBT 2025, hanya sedikit diedit untuk mengelabui pengawas. Namun nama peserta yang diduga klien berbeda.

”Kita menemukan ada potensi (kecurangan), foto dengan tingkat kemiripan hampir 95 persen. Foto ini digunakan di dua SPMB yang berbeda. Dari situlah kemudian kita coba telusuri dan dia mengaku memang joki,” ujar Martadi.

Panitia UTBK Unesa juga sempat menghubungi sekolah asal untuk verifikasi. Hasilnya, ditemukan nama sesuai, namun foto pada ijazah berbeda, sehingga dugaan pemalsuan dokumen pun mencuat.

Atas peristiwa tersebut, Pusat UTBK Unesa melaporkan penjoki UTBK ke aparat kepolisian, dengan nomor LP-B/21/ IV/ 2026/ SPKT/ Polsek Lakarsantri/ Polrestabes Surabaya/ Polda Jawa Timur, tanggal 21 April 2026.(*)

Sumber: jawapos.com

Share

Recent Posts

  • Kepri

Sudah Berhubungan sejak 2014, Sekuntum Bunga di Hari Valentine dari Robby Kurniawan untuk Ayu Aulia

Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. TelegrapNews.com TelegrapNews.com — “Valentine baru-baru ini…

1 jam ago
  • Kepri

Ayu Aulia Kunjungi Graha PWI Kepri Curhat Hubungannya dengan Bupati Bintan Roby Kurniawan

Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. Dok TelegrapNews.com TelegrapNews.com - Selebgram Ayu…

9 jam ago
  • Kepri

Huzrin Hood Soroti Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa yang akan Telan Anggaran Rp 101 Miliar

Huzrin Hood. f.wikipedia TelegrapNews.com – Tokoh pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Huzrin Hood, angkat suara…

1 hari ago
  • Batam

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Gedung mall pelayanan publik. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat sebanyak 1.182…

1 hari ago
  • Batam

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Diamankan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp 493,6 Juta

Rokok yang diamankan bea cukai. F. Istimewa TelegrapNews.com - Bea Cukai Batam kembali memperkuat pengawasan…

2 hari ago
  • Kepri

Polda Kepri Hadiri Ziarah dan Tabur Bunga Peringatan Hari Jadi ke 24 Provinsi Kepri

Tabut bunga memperingati HUT Provinsi Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau melalui Irwasda…

2 hari ago