Headline

Sosialisasi Bahaya NAPZA dan Anti-Bullying, Tim JMS Kejati Kepri Hadir di SMAN 1 dan SMKN 1 Bintan Utara

Telegrapnews.com, Tanjungpinang – Dalam upaya membentuk Revolusi Mental Karakter Anak Bangsa melalui peningkatan kesadaran hukum di bidang pendidikan, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau menyelenggarakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 1 Bintan Utara dan SMK Negeri 1 Bintan Utara.

Program yang diadakan pada Kamis, 3 Oktober 2024, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika (NAPZA) dan praktik bullying di kalangan siswa.

Kegiatan ini dihadiri oleh tim JMS yang terdiri dari Kasi Penerangan Hukum Kejati Kepri, Yusnar Yusuf, S.H., M.H., Kasi Sosial, Budaya, dan Kemasyarakatan, Yunius Zega, S.H., M.H., serta anggota tim lainnya.

Baca juga: Aice Group Raih Penghargaan Superbrands Lima Tahun Berturut-turut, Bukti Komitmen Kualitas dan Inovasi

Program ini menyasar para siswa sekolah menengah atas untuk meningkatkan kesadaran mereka terhadap hukum serta konsekuensi dari tindakan melanggar hukum.

Sosialisasi Bahaya NAPZA

Kasi Penkum Yusnar Yusuf memaparkan bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), serta perbedaan antara narkotika dan psikotropika.

Ia menjelaskan bahwa narkotika adalah zat yang dapat menurunkan kesadaran dan menyebabkan ketergantungan, sedangkan psikotropika memengaruhi sistem saraf pusat.

Baca juga: 30 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia: Salah Satunya Ibu dengan Bayi Baru Lahir

Yusnar juga memaparkan ancaman hukuman yang sangat berat bagi pelanggar, mulai dari pidana penjara hingga hukuman mati, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ia menekankan pentingnya pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba, seperti kerusakan organ tubuh, masa depan suram, serta keterlibatan dalam tindak kriminal.

Pentingnya Menangkal Bullying di Sekolah

Kasi Sosial, Budaya, dan Kemasyarakatan, Yunius Zega, juga memberikan pemahaman mendalam terkait perundungan (bullying).

Ia menjelaskan bahwa bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan menyakiti korban baik secara fisik maupun mental.

Yunius juga menguraikan penyebab, dampak, dan faktor-faktor yang mendukung terjadinya bullying di sekolah.

Ia menegaskan bahwa bullying bisa berdampak serius bagi pelaku maupun korban, mulai dari penurunan prestasi akademik hingga depresi. Sekolah sebagai institusi pendidikan juga memiliki peran penting dalam mencegah dan menanggulangi praktik perundungan.

Baca juga: Video Viral Klaim Banjir 4 Meter di Batam Terbukti Hoaks, Kondisi Sebenarnya Hanya Setinggi Lutut

Antusiasme Peserta Didik dan Guru

Program JMS ini mendapatkan sambutan positif dari para siswa dan guru. Lebih dari 400 siswa dari kedua sekolah mengikuti acara dengan penuh antusias. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan seputar tindak pidana yang sering terjadi di masyarakat, termasuk masalah narkoba dan bullying.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Budi Susilo, S.Pd.. Serta para kepala sekolah dan guru dari SMAN 1 dan SMKN 1 Bintan Utara.

Kegiatan ini diharapkan dapat membangun generasi muda yang lebih sadar hukum dan terhindar dari tindakan-tindakan yang melanggar aturan serta norma masyarakat.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Internasional

Imbas Perang AS-Israel vs Iran, Harga Bensin di Jepang Terus Naik

Ilustrasi pom bensin. f .deposit photos TelegrapNews.com - Harga rata-rata bensin di Jepang naik menjadi…

3 jam ago
  • Nasional

14.115 Jamaah Umrah Berpotensi Overstay di Arab Saudi

Jemaah umrah saat di Arab Saudi. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad…

4 jam ago
  • Olahraga

Timnas Iran Umumkan Mundur dari Perhelatan Piala Dunia 2026 Meski Trump Jamin Keselamatan Mereka di USA

Ilustrasi Timnas Iran. F. Istimewa TelegrapNews.com - Keputusan mengejutkan datang dari Iran menjelang perhelatan Piala…

8 jam ago
  • Nasional

Presiden Prabowo Targetkan Danantara Indonesia Harus Setor Rp 800 Triliun Setiap Tahun

Presiden Prabowo Subianto. F. Istimewa TelegrapNews.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan target kepada Danantara Indonesia…

10 jam ago
  • Nasional

Produk Pangan Olahan Impor Tak Layak Edar Kebanyakan dari Malaysia dan Singapura

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar beserta jajaran menunjukkan bahan pangan atau…

1 hari ago
  • Internasional

570 Orang Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon

Gedung hancur karena serangan masif dari Israel. F. dok Al-jazeera TelegrapNews.com - Jumlah korban tewas…

1 hari ago